Diguyur Hujan Berkepanjangan, Sungai di Malinau Meluap
Sejumlah Daerah Terdampak Banjir

By Admin 24 Jun 2019, 13:10:23 WIB Malinau
Diguyur Hujan Berkepanjangan, Sungai di Malinau Meluap

Keterangan Gambar : Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si meninjau beberapa titik lokasi banjir yang menggenangi pemukiman warga pada Senin (24/6) pagi. Hal ini disebabkan tingginya intensitas curah hujan selama dua hari terakhir di wilayah aliran Sungai Mentarang, Sungai Krayan dan Sungai Malinau yang bermuara di Sungai Sesayap. (humas)


WARTAKALTARA.COM – Sejumlah daerah yang berada di bantaran Sungai Sesayap di Kabupaten Malinau terdampak banjir. Hal ini disebabkan tingginya intensitas curah hujan selama dua hari terakhir di wilayah aliran Sungai Mentarang, Sungai Krayan dan Sungai Malinau yang bermuara di Sungai Sesayap.

Menindaklanjuti hal tersebut, Senin (24/6) pagi, Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Dearah (BPBD) Malinau dan Kabid dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Permukiman Rakyat (DPUPR-Perkim) Malinau meninjau beberapa titik lokasi banjir yang menggenangi pemukiman warga.

Ditemui usai melakukan peninjauan, Bupati menilai banjir yang terjadi saat ini memang cukup merata di wilayah Malinau. Meski begitu, bencana alam ini tidak dapat diduga dan bias terjadi kapan saja. “Tapi walaupun begitu, kita harus tetap berusaha meminimalisir hal-hal yang dapat merugikan masyarakat,” ucap Bupati.

Untuk itu, langkah awal yang akan dilakukan oleh pihaknya ialah dengan melihat jalur-jalur jalan yang memang terlihat terendah. “Jadi nanti akan kita naikkan level jalannya setengah meter dengan panjang ratusan meter. Sedangkan di Malinau Kota akan dilakukan di tahun depan juga dinaikkan,” ujar Yansen.

Ditanya terkait rencana pendirian posko, Bupati Yansen menjelaskan, dirinya telah meminta BPBD melakukan monitoring secara berkelanjutan. “Karena kondisinya masih skala yang wajar. Dan harapan kita mudah-mudahan dua-tiga hari ke depan intensitas hujan tidak lagi tinggi,” katanya.

Tak hanya BPBD, sejumlah Camat yang wilayah administrasinya dilalui aliran Sungai Sesayap, juga diminta untuk terus melaporkan perkembangan debit air kepada dirinya secara langsung. “Paling tidak memastikan fasilitas pemerintahan, ketersediaan air bersih dan jaringan listrik tidak terganggu dan menyebabkan aktifitas masyarakat terkendala,” imbaunya.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya. Saat ini debit air juga Sungai Mentarang dan Sungai Krayan sudah mulai surut atau turun. “Informasinya sudah turun (debit airnya). Dan banjir di sini karena luberan dari sungai mentarang dan krayan maupun sungai Malinau,” pungkasnya.

Tak lupa, dirinya meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakir ini. Ditambah lagi kontribusi dari sungai besar yang mengalir sungai sesayap, tentu akan menambah volume debit air sungai tersebut.

Menurut dia, air genangan luapan sungai sesayap tersebut berdampak secara merata ke beberapa desa yang ada di Malinau. “Misalnya saja di Malinau Utara. Kemudian Malinau Kota ada dua titik. Begitu juga di Kecamatan Malinau Barat seperti kuala lapang,” jelasnya.

“Saya harapkan masyarakat Malinau Kota, Malinau Barat dan Malinau Utara untuk tetap mewaspadainya. Terutama tegangan listrik dan binatang liar. Jadi hati-hati dan tetap mengawasi anak-anaknya,” imbuhnya. (hms/wk2)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment