Raih Opini WTP Lima Kali Berturut, Bupati Yansen: Ini Jerih Payah ASN

By Admin 20 Mei 2019, 12:06:37 WIB Malinau
Raih Opini WTP Lima Kali Berturut, Bupati Yansen: Ini Jerih Payah ASN

Keterangan Gambar : Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si (kanan) saat menerima penyerahan Opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2018 di kantor BPK RI Perwakilan Kaltara di Kota Tarakan, Senin (20/5). (humas)


WARTAKALTARA.COM – Kabupaten Malinau kembali meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2018. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di kantor BPK RI Perwakilan Kaltara di Kota Tarakan, Senin (20/5).

Capaian Opini WTP ini menambah deretan panjang penghargaan sama yang diraih Kabupaten Malinau mulai LKPD 2014, LKPD 2015, LKPD 2016, LKPD 2017 dan tahun ini atas LKPD 2018.

Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengungkapkan, pencapaian yang berhasil diraih Pemkab Malinau memiliki sebuah harapan dalam mewujudkan pengelolaan keuangan sehingga sampai pada kesejahteraan rakyat.

“Memang dari proses yang kita lakukan selama ini tidak mudah dibayangkan, apalagi opini (WTP) itu bisa diberikan. Akan tetapi, perlu diketahui indikator yang harus dipahami oleh masyarkat itu tentang keterbukaan,” ungkapnya.

Pun menambahkan, keterbukaan pengelolan keuangan itu tidak hanya dipampang saja, melainkan harus dikelola melalui perencanaan yang benar, pelaksanaan keuangan yang benar, evaluasi dan pelaporan yang benar. Sehingga demikian, lanjut Bupati Yansen TP, WTP yang diberikan tentu tidak dapat disederhanakan.

“Saya melihatnya dalam lima tahun dan lima kali berturut-turut itu memang ada sebuah perubahan. Hal-hal yang tidak diketahui menjadi diketahui oleh pegawai. Jadi hal-hal yang tidak bisa dilaksanakan namun bisa terlaksana dan sudah terlihat. Ibarat kata kalau melihat cermin tentu wajah akan terlihat,” jelasnya.

Bupati Yansen mengatakan, penghargaan WTP yang diperoleh selama lima kali berturu merupakan hasil dari upaya para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja dalam mengelola keuangan daerah.

“Jadi yang bekerja itu pegawai (ASN) bukan seorang bupati. Karena Bupati itu hanya memberikan dorongan semangat dan motivasi. Sehingga mereka juga mengerti dan memahami tentang pengelolaan keuangan,” ungkapnya.

Yansen menambahkan, perlu juga adanya perubahan yang terjadi ditengah masyarakat. Misalnya, terhadap penggunaan produk-produk lokal yang dapat digunakan. “Jadi kami harapkan ada perubahan yang terjadi ditengah masyarakat serta pergeseran sosialnya. Seperti produk lokal hadir ditengah masyarakat,” terangnya.

Dia berharap, dengan WTP lima kali berturut-turut ini akan membuka pemahaman masyarakat untuk dapat terus berkerja. Karena APBD adalah salah satu pilar otonomi daerah. “Jadi jangan hanya sekedar menonton APBD saja tapi harus meresponnya,” jelasnya.

Dia juga mengharapkan kepada pemerintah pusat, yang mana pemerintah daerah telah lebih serius dalam membangun harus diberikan support. “Harapan kedepan WTP ini bukan sekedar obsesi tapi bagaimana bisa menjadi motivasi,” sambung Bupati Yansen

Tak lupa, dirinya pun mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas raihan WTP kelima kalinya. Ia berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

“Atas nama Bupati, pimpinan daerah dan pemerintah Kabupaten Malinau saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan kepada kami, walaupun itu bukan merupakan orientasi tetapi menjadi motivasi bagi kami agar terus meningkatkan kualitas kerja,” pungkasnya. (hms/wk3)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment